RSS

Antusiasme Masyarakat JAKARNAVAL

30 Jun

dok. pribadi

JAKARTA – Perayaan hari jadi kota Jakarta agaknya masih menjadi acara besar yang ditunggu oleh banyak kalangan. Buktinya, antusias masyarakat menyambut Jakarnaval 2011 masih tinggi. Rangkaian pawai mobil hias yang rutin dilaksanakan sebagai salah satu agenda kemeriahan HUT DKI Jakarta ini berlangsung Minggu (26/6) lalu.

Iring-iringan mobil yang dihias sedemikian rupa ini sudah dipersiapkan sejak jauh hari sebelum acara dimulai. Beberapa mobil dari kepolisian, dinas pemadam kebakaran, hingga menyerupai bentuk istana negara, berjalan berkeliling di jalan utama Jakarta. Perjalanan dimulai di depan Balai Kota menuju ke Bunderan HI dan kembali lagi. Pawai yang dimulai sekitar pukul 16.00 wib ini sudah ditunggu masyarakat mulai dari siang harinya.

Bunderan HI yang biasanya padat oleh kendaraan bermotor, kini berubah dipadati warga yang ingin menonton. Mulai dari pukul 15.00 wib, masyarakat berbondong-bondong berjalan dan memarkir kendaraan roda duanya di seputaran Bunderan HI dan pusat perbelanjaan sekitarnya. Mereka rela menunggu di pinggir jalan hingga pawai dimulai.

Agak aneh memang, di hari Minggu biasanya Jakarta masih berkutat dengan kemacetan. Tapi pemandangan berbeda terjadi karena jalan utama dipenuhi oleh warga yang ingin menonton pawai bahkan berfoto bersama peserta pawai. Sepanjang jalan mulai dari sekitar Monas hingga ke Bunderan HI ditutup di jalur cepat untuk para peserta pawai, sedangkan jalur lambat sebelah kiri tetap bisa dilalui kendaraan bermotor. Sementara bus Trans Jakarta tetap beroperasi dengan memperlambat kecepatan di jalurnya.

Suasana ini dirasa menyenangkan dengan gempita rangkaian perayaan ulang tahun Kota Jakarta. Antusiasme warga turut andil memeriahkannya, bahkan mereka rela datang jauh-jauh dari tempat tinggalnya. Seperti Surti, ibu dua orang anak yang datang dari daerah Cakung, Jakarta Timur, hanya untuk melihat pawai. “Iya saya sekeluarga sengaja mau liat pawai, sekalian ngisi liburan anak,” ujarnya.

Tak hanya itu, kepadatan seputaran Bunderan HI juga di isi banyak pedagang kaki lima di pinggir jalan hingga memenuhi setengah badan jalan. Melihat kondisi ini, sepanjang jalan Sudirman – Thamrin memang menjadi tujuan wisata dadakan bagi warga. Apalagi ketika pawai mereka diberi kesempatan untuk bisa berfoto bersama peserta pawai, bahkan ikut menaiki mobil-mobil tersebut.

Jalan yang biasanya riuh dengan klakson kendaraan dan kemacetan setiap saat, kemarin berubah oleh kepadatan warga yang menyaksikan pawai. Kota Jakarta memang selalu memiliki eksotika tersendiri bagi warga, disamping kemacetan tentunya.

Tetapi kemacetan tersebut sebenarnya bukan dikarenakan pawai yang berjalan namun karena masyarakat yang melewati parade dengan memarkir kendaraannya dengan sembarangan. Polisi yang mengatur kemacetan tersebut menjadi kewalahan, karena susah diaturnya para penonon parade. » [Teks & Foto: aaL]

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juni 30, 2011 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: