RSS

Vicky Stefanie dan Bidang Fashion [Part II]

16 Mei
Vicky – dok.pribadi

“Semua perempuan pasti ingin tampil menarik…” [Vicky Stefanie]

 Ketertarikan pada fashion serta terjun langsung di dunia pekerjaan yang sejalan dengan hobinya, membuat Vicky selalu bersemangat. Fashion yang dianggapnya sebagai art adalah sesuatu yang menarik untuk selalu diikuti. “At first what I know about fashion is expensive. Dan Mama saya agak keras untuk hal ini, she only bought what she wants for me, bukan what I want,” jelasnya.

KETIKA bicara tentang fashion, kata pertama yang terbesit dibenak kita adalah ‘mahal’. Vicky pun menyadari hal ini. Namun, ia selalu menjelaskan bahwa bidang ini merupakan cabang lain dari seni yang bernilai. Seperti London, negara yang menurutnya memiliki citra gaya berbusana tidak monoton.

“Karya seni itu mahal. Makanya haute couture selalu memiliki nilai jual sangat tinggi. Mulai dari desain, teknik, material, atau seni lukis. Itu yang membuat daya beli menjadi mahal,” tegas wanita penyuka pasta ini.

Tak bisa dipungkiri, fashion industry adalah bidang yang terus berkembang. Selalu up to date dan selalu mengikuti jaman. Mulai dari tata busana, foot wear, hingga aksesoris yang berkilau. Keunikan seni takkan pernah habis. Namun, Vicky menganggap untuk fashion industry yang bersifat masal harganya lebih terjangkau karena disesuaikan dengan selera pasar.

Sambil menjalani pekerjaannya sebagai Managing Editor majalah, Vicky kerap kali menyambi sebagai stylist. Mencari tema, referensi baju, aksesoris, sampai sepatu yang pas untuk dikenakan sang model. Berlatar dari hobi ini, menjadi stylist ia kerjakan dengan senang hati.

Maybe, fashion is my passion,” tambahnya. Mix and match pakaian untuk model hingga mengarahkan gaya dalam sesi pemotretan, adalah hal inspiratif baginya. Wujud eksplorasi diri ketika seseorang sudah mencintai bidang yang ia gemari.

Saat ini Vicky berniat untuk sekolah khusus di bidang fashion guna mendalami pekerjaannya. Tantangan di dunia luar semakin bertambah dan sulit. Meski begitu ia yakin bisa mengejar hal ini. Harapan kedepannya, melakukan hal terbaik dalam hidup. “Tidak perlu menjadi yang ‘paling’ tapi at least sukses. Maksudnya, ketika kita melakukan suatu hal karena cinta dan hobi, juga menghasilkan uang besar atau kecil yang penting nyaman,” tutupnya.

If you’re dreaming about something that you like to, don’t waste it. Just be a success person like Vicky said, right? « [teks & foto: aaL / dok.pribadi] – [end]

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Mei 16, 2011 in Profil

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: